Minggu, 20 September 2015

HIJRAHNYA PENGIKUT TEMENGGUNG DAN PERPATIH

HIJRAHNYA PENGIKUT TEMENGGUNG DAN PERPATIH

kondisi kerajaan kandis yang kian terdesak oleh keberadaan pasukan kerajaan KWANTUNG / KANTON, membuat pengikut setia Temenggung dan perpatih segera hijrah ke merapi, dan sebagian lagi menuju ke KURINCI / ALAM SUNGAI PAGU yang  waktu itu telah mulai berkembang di bawah kepemimpinan raja DANG TUANGKU. sementara KERAJAAN BATU PAHAT di bawah pemerintahan RAJA CINDUA MATO mengalami perkembangan yang sangat pesat.

di sanalah benteng pertahanan kerajaan islam.
dan untuk mempertahankan keamanannya, Raja - raja yang terkumpul di bawah sebuah persekutuan kerajaan yang mereka sebut PAGARUYUNG mulai meluaskan wilayah dengan menyebarkan para datuk - datuk ( pejabat tinggi mereka ) untuk membuka wilayah - wilayah baru dan mendirikan kerajaan - kerajaan kecil, sebagai pertahanan.

kerajaan persekutuan PAGARUYUNG di bawah pemerintahan raja sakti CINDUA MATO semakin kuat di bantu oleh raja - raja lainnya seperti : DATUK TUMENGGUNG, DATUK PERPATIH, RAJA AUR KUNING, TUAN GADANG DI SUMANI dan para pendekar - pendekar sakti HARIMAU CAMPO, KUCING SIAM dan yang lainnya.

mempertahankan keyakinan mereka dan kedaulatan mereka.